Rekontruksi Regulasi Kedudukan Paralegal dalam Pemberian Bantuan Hukum di Indonesia
Keywords:
Access to Justice, Immunity Rights, Legal Aid, Limited Right of Audience, ParalegalAbstract
Disparities in access to justice across Indonesia place paralegals as essential frontliners in delivering pro bono legal aid to impoverished and marginalized communities. However, legal standing of paralegals has experienced severe normative restrictions following Supreme Court Decision Number 22 P/HUM/2018, which revoked their litigation authority due to conflicts with the Advocates Law. This study aims to analyze the contemporary regulatory dilemmas surrounding paralegals and formulate comprehensive legal reconstruction concept grounded in substantive justice and legal certainty. Employing normative legal research, this study applies statutory, conceptual, and comparative approaches using descriptive-prescriptive analysis based on extensive library data. The findings reveal that the current framework under Law Number 16 of 2011 and Ministerial Regulation Number 3 of 2021 exhibits fundamental normative frailties. These deficiencies include the absence of statutory immunity rights, ambiguous boundaries of authority in case handling, fragmented training curricula, and the inadequate hierarchical binding force of ministerial regulations over other law enforcement agencies. Consequently, regulatory reconstruction is imperative through legislative reforms anchored in Dignified Justice and Social Engineering legal theories. This reconstruction entails establishing a graduated limited right of audience for minor offenses and preliminary examinations, standardizing national competencies through the Indonesian National Qualifications Framework.
Downloads
References
Artana, D. M. Y. D., Ardhya, S. N., & Hadi, I. G. A. A. (2025). Kepastian Hukum Terhadap Jangka Waktu Penetapan Dan Eksekusi Putusan Arbitrase Internasional Di Indonesia (Studi Kasus Putusan--Singapore Internasional Arbitration Centre (SIAC) Daftar No. 051 Tahun 2015 Tanggal 26 Juni 2015, Perkara Arbitrase No. 221 Tahun 2012 Dan No. 236 Tahun 2013). Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 6(3), 816–826.
Badan Pembinaan Hukum Nasional. (2025). Dibalik Efisiensi: Menelisik Masalah Outsourcing Di Indonesia. https://rechtsvinding.bphn.go.id/articles/1060
Batlan, F., & Vasara-Aaltonen, M. (2021). Histories of Legal Aid: A Comparative and International Perspective. Springer.
Djulaeka, & Rahayu, D. (2010). Metode Penelitian Hukum. Media Pustaka.
Firdaus, M. B. (2025). Dialektika Keadilan, Kepastian, Kemanfaatan Hukum dalam Perspektif Gustav Radbruch pada Hukum Indonesia. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik, 3(1), 357–367. https://doi.org/10.62379/qy4b6z80
Hadi, F. (2022). NEGARA HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA. Wijaya Putra Law Review, 1(2), 170–188.
Hafidzi, A. (2015). Eksistensi Advokat Sebagai Profesi Terhormat (Officium Nobile) Dalam Sistem Negara Hukum Di Indonesia. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 13(1).
Hendryan, D., & Male, M. (2025). Tinjauan Hukum Peran Paralegal Dalam Pemberian Bantuan Hukum Pasca Putusan Mahkamah Agung No. 22P/Hum/2018. Viva Themis: Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 8(2), 345–361.
Hertiawan, E. (2021). Tanggung Jawab Advokat Dalam Mewujudkan Access to Justice Melalui Online Dispute Resolution.
Irfani, N. (2020). Asas Lex Superior, Lex Specialis, dan Lex Posterior: Pemaknaan, Problematika, dan Penggunaannya dalam Penalaran dan Argumentasi Hukum. Jurnal Legislasi Indonesia, 16(3), 305–325.
Izzati, N. R. (2024). Kepastian Hukum vs Ketidakpastian Kerja: Substansi Ketenagakerjaan Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 31(2), 384–407.
Justitia, M. (2024). Dedi Mulyadi Ikuti Ujian Advokat PERADI, Wujudkan Komitmen pada Penegakan Hukum. In Media Justitia. https://www.mediajustitia.com/berita/dedi-mulyadi-ikuti-ujian-advokat-peradi-wujudkan-komitmen-pada-penegakan-hukum/
Katimin, H., Mulyanti, D., Idaningsih, I. Y., & Saleh, A. H. (2020). Urgensi Ratifikasi Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik Dalam Masalah Pidana Melalui Keputusan Presiden Terhadap Pengembalian Asset-Asset Hasil Kejahatan Tindak Pidana Korupsi Antara Republik Indonesia Dan Konfederasi Swiss: Array. Case Law, 1(1), 55–80.
Kusumaatmadja, M. (1970). Fungsi dan perkembangan hukum dalam pembangunan nasional. Lembaga Penelitian Hukum dan Kriminologi, Fakultas Hukum, Universitas~….
Libra, R., & Fauzan, M. (2023). Penerapan Konsep Welfare State dalam Memprioritaskan Pelayanan dibidang Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin di Riau. Jurnal Esensi Hukum, 5(1), 39–49.
Lira, M. A. (2023). Pengaruh Kemiskinan Struktural Terhadap Penegakan Hukum. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 5(2), 2485–2496.
Lubis, F., Putri, D. K., Lutfiah, E. H., Sima, D., Koeswono, D. H., & others. (2025). Implementasi Dan Tantangan Kode Etik Profesi Advokat Dalam Mewujudkan Etika Profesi Yang Berintegritas. Judge: Jurnal Hukum, 6(01), 263–274.
Martinelli, I., Reinhart, F., Natalie, C., & Milianty, Y. (2023). Keterbukaan dan Kepastian Hukum dalam Teori Kontrak Roscoe Pound. UNES Law Review, 6(2), 4099–4107.
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian Hukum (Edisi Revisi). Kencana.
Muabezi, Z. A. (2017). Negara Berdasarkan Hukum (Rechtsstaats) Bukan Kekuasaan (Machtsstaat). Jurnal Hukum Dan Peradilan, 6(3), 421–446.
Mustamilinda, R. I. (2024). Ketidakadilan Hukum Bagi Masyarakat Miskin Dihubungkan Dengan Teori Keadilan Menurut Aristoteles Dan Thomas Aquinas. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 2(01).
Nadziroh, N., Chairiyah, C., & Pratomo, W. (2018). Hak warga negara dalam memperoleh pendidikan dasar di Indonesia. Trihayu, 4(3), 259091.
Nasution, B. J. (2008). Metode Penelitian Ilmu Hukum. Bandar Maju.
Nggilu, N., & Fence M. Wantu. (2020). Menapaki Jalan Konstitusional Menuju Zaken Cabinet : Ikhtiar Mewujudkan Pemerintah Berkualitas Konstitusi. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 15(1), 126–140. https://doi.org/10.33059/jhsk.v15i1.1653
Prayitno, S. (2017). Mekanisme Pembatalan Peraturan Daerah dan Akibat Hukumnya Berdasarkan Asas Lex Superiori Derogat Legi Inferiori. Jurnal Surya Kencana Satu: Dinamika Masalah Hukum Dan Keadilan, 8(2), 109–120.
Reviana Mutiara Indah, I. T. (2025). Penemuan Hukum Sebagai Implementasi Teori Hukum Dalam Menjawab Kekosongan Norma. Media Hukum Indonesia (MHI), 3(4), 108–120. https://doi.org/10.5281/zenodo.17333088
Riswandie, I. (2023). Perlindungan Hukum Bagi Masyarakat Marginal Dalam Perspektif Asas “Equality Before The Law.” Sultan Adam: Jurnal Hukum Dan Sosial, 1(2), 298–310. https://doi.org/10.71456/sultan.v1i2.545
Rotami, A., & Tanjung, S. (2024). Tinjauan Yuridis Legalitas Donation Based Crowdfunding sebagai Instrumen Penggalangan Dana bagi Lembaga Bantuan Hukum (Crowfunding Based Legal Aid) di Indonesia. Perfecto: Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 25–38.
Saepudin, A. (2024). Kajian terhadap Kedudukan Advokat Dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. Milthree Law Journal, 1(1), 1–29.
Sari, W. M., Zahara, M., Fadriansyah, M., Arinanda, M. I., & Kafero, K. A. (2023). PENERAPAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENGANIAYAAN ANAK DITINJAU DARI PERSPEKTIF UU PERLINDUNGAN ANAK. Jurnal Hukum Legalita, 5(2), 117–127. https://doi.org/10.47637/legalita.v5i2.966
Siradj, M., & others. (n.d.). Peranan Pos Bantuan Hukum Dan Organisasi Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu Dalam Pemenuhan Hak-Hak Anak Dan Mantan Istri Studi Perbandingan Pengadilan Agama Jakarta Selatan Dan Pengadilan Agama Kota Bogor. Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Suhariyanto, B. (2015). Aspek Hukum Peninjauan Kembali Lebih dari Satu Kali dalam Perkara Pidana (Perspektif Penegakan Keadilan, Kepastian dan Kemanfaatan Hukum). Jurnal Hukum Dan Peradilan, 4(2), 335–350.
Sukri, I. F. (2021). Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja terhadap penyelenggaraan sertifikasi halal dan produk halal di Indonesia. Majalah Hukum Nasional, 51(1), 73–94.
Sunaryo, S. (2022). Konsep Fairness John Rawls, Kritik dan Relevansinya. Jurnal Konstitusi, 19(1), 1–22. https://doi.org/10.31078/jk1911
Sundari, N., Luthfiyah, F. Z., & Rahmawati, W. (2024). Peran Hukum Sebagai Alat Rekayasa Masyarakat Menurut Roscoe Pound. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 2(01). https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/566
Tresnadipangga, B., Fuad, F., & Suartini, S. (2023). Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan dalam Pelaksanaan Bantuan Sosial di Republik Indonesia. Binamulia Hukum, 12(1), 213–226.
Turner, S., & Wright, J. S. F. (2022). The corporatization of healthcare organizations internationally: A scoping review of processes, impacts, and mediators. Public Administration, 100(2), 308–323. https://doi.org/10.1111/padm.12724
Ulfa, M. (2023). Marginalisasi Pendidikan Siswa Di Daerah 3T: Studi Kasus SMPN 3 Tempurejo. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(1), 31–41.
Uzni, L., Sudiro, A., & others. (2019). TANGGUNG JAWAB HUKUM TERHADAP PEMBERI INFORMASI PALSU YANG MENGANCAM KESELAMTAN PENERBANGAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2009. Jurnal Hukum Adigama, 2(1), 792–816.
Yanto, O., Susanto, S., Darusman, Y. M., Wiyono, B., & Gueci, R. S. (2020). Sosialisasi Dan Pelatihan E-Litigasi Di Lembaga Bantuan Hukum Unggul Tangerang Selatan Guna Meningkatkan Profesinalisme Dalam Rangka Pendampingan Masyarakat Pencari Keadilan Melalui Aplikasi Komputer. Jurnal Abdimas Tri Dharma Manajemen, 1(2), 1–9.
Zahara, F., Fahmi, F. F., & Hasbi, M. (2023). Transparansi Advokat Sebagai Profesi Yang Terhormat (Officium Nobile). As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 5(3), 874–880.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Robert Libra, Novvryani, Dheane Fortuna (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




