Evaluasi Konfigurasi Perkuatan Kolom Baja pada Bangunan Tingkat Rendah

Authors

  • Baskoro Praja Universitas Atma Jaya Yogyakarta Author

Keywords:

kolom baja, perkuatan, displacement, efektifitas , gempa

Abstract

Perubahan fungsi bangunan tingkat rendah dari hunian menjadi gedung perkantoran umumnya diikuti oleh peningkatan beban dan tuntutan kinerja struktur, khususnya terhadap beban gempa, sehingga perkuatan kolom baja diperlukan untuk menjaga kinerja layanan dan keselamatan struktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas konfigurasi perkuatan kolom baja pada bangunan baja 4 lantai dengan sistem rangka pemikul momen khusus yang mengalami perubahan fungsi menjadi perkantoran. Analisis dilakukan secara dinamik linier menggunakan data gempa wilayah Jakarta. Empat variasi konfigurasi perkuatan kolom (VAR1–VAR4) dibandingkan terhadap kondisi tanpa perkuatan (VAR0), dengan parameter evaluasi berupa story displacement maksimum pada arah X dan arah Y. Hasil menunjukkan bahwa respons simpangan meningkat seiring bertambahnya ketinggian bangunan pada seluruh variasi. Pada arah X, konfigurasi VAR2 memberikan kinerja paling efektif dan konsisten dengan reduksi story displacement maksimum sebesar 23–57% dibandingkan VAR0, sedangkan pada arah Y konfigurasi VAR1 menghasilkan reduksi terbesar sebesar 54–71% dan diikuti oleh VAR4. Perbedaan konfigurasi paling efektif pada masing-masing arah mengindikasikan bahwa respons struktur bersifat arah-spesifik akibat perbedaan distribusi kekakuan lateral. Dengan mempertimbangkan kinerja keseluruhan dan konsistensi pengurangan simpangan, konfigurasi VAR2 direkomendasikan sebagai solusi perkuatan kolom yang paling rasional untuk bangunan yang dianalisis.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] S. Wang, Q. Su, X. Jiang, and E. Ghafoori, “Stability of steel columns with bolted strengthening under preload: An analytical model,” J. Constr. Steel Res., vol. 201, Feb. 2023, doi: 10.1016/j.jcsr.2022.107699.

[2] K. D. Tsavdaridis, “Strengthening Techniques: Code-Deficient Steel Buildings,” in Encyclopedia of Earthquake Engineering, Springer Berlin Heidelberg, 2014, pp. 1–26. doi: 10.1007/978-3-642-36197-5_207-1.

[3] J. Szafran, P. Świątkiewicz, and P. Kaszubska, “On Numerical and Analytical Investigation of the Effectiveness of Strengthening of Steel Columns—Case Study,” Materials, vol. 18, no. 24, Dec. 2025, doi: 10.3390/ma18245667.

[4] M. Hbeam, N. P. Silvi, and I. P. Laintarawan, “Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Analisis dan Perkuatan Kolom Baja Struktural Akibat Beban Gempa,” vol. 20, no. 1, 2023, [Online]. Available: http://ejournal2.pnp.ac.id/index.php/jirs/TerakreditasiSINTAPeringkat5

[5] Badan Standarisasi Nasional, “Beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain,” 2020.

[6] Pratama, C., Sulistiyanto, S., & Ximenes, J. (2025). Pemanfaatan Rompi Untuk Alat Pendeteksi Detak Jantung Dan Suhu Tubuh Berbasis Esp32 Di Puskesmas Pembantu Desa Sentul. Akiratech, 2(3), 127-135.

[7] Moharram, N. A., Bayoumi, S., Hanafy, A. A., & El-Maghlany, W. M. (2021). Techno-economic analysis of a combined concentrated solar power and water desalination plant. Energy Conversion and Management, 228, 113629.

[8] Sulistiyanto, S., Imaduddin, I., Nadhiroh, A. Y., Widoretno, S., Fahmi, M. H., Mukhlison, M., ... & Pawening, R. E. (2025). IoT-based model for real-time monitoring of new and renewable energy systems. EUREKA: Physics and Engineering, (3), 36-48.

[9] J. L. Ricles, R. Sause, and S. Peng, “Seismic performance of steel column base connections in low-rise buildings,” Journal of Structural Engineering, vol. 128, no. 2, pp. 148–158, Feb. 2002, doi: 10.1061/(ASCE)0733-9445(2002)128:2(148).

[10] H. D. Rosowsky and J. R. Chambers, “Evaluation of steel column strengthening techniques for existing structures,” Engineering Structures, vol. 25, no. 6, pp. 803–812, Jun. 2003, doi: 10.1016/S0141-0296(03)00018-7.

[11] Y. J. Kim and H. S. Kim, “Seismic retrofit of steel columns using steel jacketing method,” Journal of Constructional Steel Research, vol. 65, no. 3, pp. 552–562, Mar. 2009, doi: 10.1016/j.jcsr.2008.09.004.

[12] M. D’Aniello, G. La Manna Ambrosino, and F. Portioli, “Experimental and numerical investigation on steel column base connections for low-rise buildings,” Journal of Building Engineering, vol. 32, pp. 101516, Nov. 2020, doi: 10.1016/j.jobe.2020.101516.

[13] A. Di Sarno and G. Manfredi, “Seismic upgrading of existing steel structures: State of the art and future trends,” Structure and Infrastructure Engineering, vol. 6, no. 1–2, pp. 17–30, Feb. 2010, doi: 10.1080/15732470802663774.

[14] S. K. Ghosh and S. Fanella, “Behavior and design of steel columns in low-rise structural systems,” Structures, vol. 14, pp. 204–213, Aug. 2018, doi: 10.1016/j.istruc.2018.05.003.

Downloads

Published

12/12/2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

Evaluasi Konfigurasi Perkuatan Kolom Baja pada Bangunan Tingkat Rendah. (2025). Journal of Science and Engineering, 1(1), 56-62. https://journal.ajbnews.com/index.php/prothon/article/view/268