Peranan Akuntansi Syariah dalam Mendukung Keberlanjutan Bisnis Perusahaan
DOI:
https://doi.org/10.63935/jaeqwe49Keywords:
Islamic accounting, sustainability, sharia compliance, social contribution, risk managementAbstract
Studi ini membahas peran akuntansi Syariah dalam mendukung keberlanjutan bisus perusahaan berbasis Syariah dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan masyarakat yang cepat. Akuntansi Syariah didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, transparen, Jarangan riba, gharar dan maysir dan menyediakan solusi yang stis dan berkelanjutan untuk pengelolaan keuangan bisnis Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian literatur dan interpretatif untuk menyelidiki penerapan akuntansi Syariah, yang berfokus tidak hanya pada profitabilitas tetapi juga pada kontribusi, sosial dan kepatuhan terhadap nilai-nilai Islam
Temuan penelitian menunjukkan bahwa akuntansi Syariah berkontribusi dalam meningkatkan kredibilitas perusahaan melalui pelaporan keuangan yang bertanggung jawab dan kepatuhan terhadap standar seperti PSAK Syariah, 101. Pendekatan ini mempromosikan transparansi, efisiensi dan manajemen risiko berbasis Syariah, mendukung stabilitas, dan keberlanjutan operasional. Selain itu, penerapan akuntansi syariah memfasilitasi kontribusi sosial melalui zakat, wakaf, dan kegiatan amal lainnya yang bertujuan untuk kebaikan bersama
Penelitian ini menyoroti pentingnya harmonisasi pendekatan deduktif dan induktif dalam mengembangkan teori akuntansi avariah dan menciptakan praktik yang lebih aplikatif dan tepat, Akuntansi syariah, jika diterapkan dengan benar dan didukung melalui pendidikan dan pelatihan, dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi bagi bamis bezbasia syariah dan mencapai keseimbangan antara tujuan sekuler dan spiritual dalam membangun perekonomian yang berkelanjutan
Downloads
References
1. Abdul Rahman, A. R. (2010). An Introduction to Islamic Accounting Theory and Practice. Kuala Lumpur: CERT Publications.
2. Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI) (2015) Shariah Standardı. Bahrain: AAOIFI
3. Bank Indonesia. (2016). Penerapan PSAK Syariah 101 di Perbankan Syariah Jakarta Bank Indonesia.
4. Chapta, M. U. (2008). The Islamic Vision of Development in the Light of Magasid al-Shariah, London: International Institute of Islamic Thought.
5. Dusuki, A. W. & Abdullah, N. I. (2007). Adagasid al-Shari'ah. Maslahah, and Corporate Social Responsibility. The American Journal of Islamic Social Sciences, 24(1), 25-45
6. Hameed, S. (2009). Accounting and Auditing for Islamic Financial Institutions: An Overview. Journal of Islamic Economics, Banking; and Finance, 5(3), 1-17.
7. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2016). Staudaz. Akuntansi Keuangan. Syariah (PSAK Syariah). Jakarta: IAI
8. Karim, A. A. (2011). Ekonomi Islam: Suatu Kajian Kontemporer. Jakarta: Gema Insan: Press
9. Kamla. R. (2009). Critical Insights into Contemporary Islamic Accounting. Critical Perspectives on Accounting, 20(8), 921-932.
10. Lewis, M. K. (2001). Islam and Accounting. Accounting Forum, 25(2), 103-127
11. Obaidullah, M. (2005). Islamic Financial Services. Jeddah: Islamic Research and Training Institute (IRTI).
12. Rosly, S. A. (2005). Critical Issues on Islamic Banking and Financial Markets. Islamic Economics, Banking, and Finance, Investments, Takaful, and Financial Planning. Kuala Lumpur: Dinamas Publishing.
13. Suprayitno, E. (2019) Analisis Sfisiensi dan Produktivitas, Bank Syariah Surabaya Universitas Airlangga Press
14. Thompson, P., & Butt, H. (2012). Islamic Accounting. Principles and Practice. Dubai Emirates International Academy
15. Yaya, R. (2004) Pengembangan Akuntansi Syariah di Indonesia Perspekul Teoria an Praktiz, Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia, 8(1), 1-14.
16. Ilyas. (2020). Peranan akuntansı ayariah dalam meningkatkan nilai pemegang saham melalui profitabilitas, aeputasi, dan pertumbuhan
17. Srimaya, A., & Amalia, R. (2023) Kebutuhan pasar akan produk dan layanan berbasis syariah
18. Rahmanti, W. (2015). Harmonisasi pendekatan deduktif dan induktif dalam teori akuntanai syariah
19. Mulawarman, A. D. (2009). Pengembangan pendekatan teoretis akuntanaı ayariah
20. Triyuweno, L. (2001). Integrasi nilai spiritual, etika, dan teologi dalam akuntana syariah
21. PSAK Syariah 101 (2016). Standar Akuntansi Keuangan Syariah untuk pelaporan keuangan Dewan Standar Akuntansi Syariah.
22. Bank Muamalat Indonesia. (1991). Komitmen terhadap nilai-nilai syariah melalui laporan keuangan berbasis mudharabah dan murabahah
23. BNI Syariah (2020). Transparansi penggunaan dana zakat dan sakat dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat.
24. PT Pegadaian Syariah (2018) Penerapan akad rahu untuk pengelolaan risiko berbasis ayariah
25. Syarikat Takaful Malaysia (2021). Kontribusi sosial melalui alokasi zakat untuk pendidikan dan kesejahteraan sosial
26 Bank Syariah Indonesia (BSI) (2022). Pelaporan keuangan syariah untuk menank investasi dari Timur Tengah
27. PT Telkom Indonesia (2021). Program wakať produktif untuk mendukung instituai pendidikan dan kesehatan.
28. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2019). Pelatihan dan pengembangan standar akuntansi ayariah (PSAK Syariah 101).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Arifin, Irwan Hadi Pratama, Kiky Zulkifli (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





